April 2012
61 posts
You didn't lose someone that loved you. If that...
2 tags
Conello Ice Cream Party, Nasi Padang, dan...
Different from last week ^^
at Nuri Mosque, Daurah Murabbi pembekalan Tafakur Alam SMAN 61 2012
6 tags
Sultan Muhammad Al-Fatih II, Conqueror of...
Sultan Muhammad Al-Fatih II, Conqueror of Constantinople
Sosok yang Nabi Muhammad ramalkan kedatangannya sebagai penakluk Konstantinopel.
Subhanallah, muda, gagah, jadi terinspirasi banget. I must get soon that book !
2 tags
3 tags
2 tags
Professor Atheist Berdebat Dengan Pelajar Mengenai...
*Cerita ini dikatakan cerita benar, dan pelajar tersebut adalah Muhammad Ali Jinnah, bapa Pakistan (gambar di atas)
Seorang atheist yang juga professor falsafah bercerita dalam kuliahnya mengenai masalah yang dihadapi oleh sains berkenaan dengan Tuhan. Dia meminta seorang pelajarnya bangun dan beliau bertanya…
Prof: Kamu percayakan Tuhan?
Pelajar: Sudah semestinya professor.
Prof: Adakah...
Delapan Perhiasan Bagi Delapan Perkara : Pertama, memelihara diri dari...
–
(Abu Bakar Ash Siddiq radhiallahu ‘anhu)
1 tag
Harus dipaksa dan Terpaksa
Terkadang untuk menaikkan kualitas iman ga semudah membalikkan telapak tangan. Butuh perjuangan keras untuk bisa mencapai target. Apalagi kalau dilihat iman itu sifatnya naik turun, fluktuasi. Maka selain diawali niat, yang penting selanjutnya adalah masalah istiqomah.
Alhamdulillah, setelah hampir sebulan, aku berhasil memaksakan diri mengejar target tilawah istiqomah 3 lembar perhari. Setelah...
Sahabatku, Jadilah Sahabatku ke Surga
Menemukanmu, bagai mencari jarum dalam tumpukan jerami,
atau, mutiara bersinar di dasarnya samudera
Allah, anugerahkan sahabat yang selalu mencambuk aku mengingatMu sampai langkah ini bersama menapak surgaMu.
Aamiin..
Dan yang kutahu hanya, amanah tak kan jatuh pada orang yang salah. Karena...
–
me ! membesarkan hati sendiri
Percakapan Bayi Kecil dengan Alloh SWT
Suatu ketika di surga Alloh swt ada seorang bayi kecil yang siap dilahirkan ke bumi. Dan dia pun bertanya tanya kepada Sang pemiliknya itu.
“ya Alloh, kenapa saya harus menuju ke bumi seorang diri sedangkan saya hanyalah seorang manusia kecil yang lemah dan tidak berdaya” tanya bayi kecil itu.
Kemudian Alloh menjawab
“tenanglah wahai bayi kecil, dari ribuan malaikatku aku mengirim satu malaikat yang akan selalu menjagamu disana,menemanimu, menyayangimu sehingga kau tidak lagi merasa kesepian lagi disana “ jawab alloh swt.
Lalu bayi kecil itu menjawab lagi.
“tapi aku nyaman di sini ya Alloh walaaupun disini aku hanya bisa tersenyum dan menangis.”
Lalu alloh swt berkata lagi
“tenanglah wahai bayi kecil, malaikatku akan selalu ada disismu, mengajarkanmu untuk selalu menggungkanKU, mengasihimu dengan segenap jiwa raganya”
Bayi kecil itu lalu tertunduk lesu sembari berkata
“wahai alloh, disana banyak manusia jahat yang akan siap selalu menjahatiku. Bagaimana aku bisa melindungi diriku sendiri sedangkan aku adalah lemah tidak berdaya?”
Alloh swt menjawab lagi
“malaikatKu akan selalu melindungimu dari apapun yg terjadi bahkan itu akan mempertaruhkan nyawanya sendiri, tenanglah bayi kecil , kau aman disana dalam penjagaan malaikutKu itu”
Lalu bayi kecil itu bertanya lagi
“ya alloh , nanti bagaimana kalau dibumi aku ingin melihat wajahMu seperti yang bisa kulakukan disini ?”
Lalu alloh swt menjawab pertanyaan bayi kecil itu
“malaikatKu akan selalu mengajarimu untuk selalu mengingatKu, mengagungkanku dan beribadah kepadaKu. Tenanglah wahai bayi kecil, Aku akan selalu berada di sisimu.”
Terdengar suara suara yang berasal dari bumi yang memberi pertanda bahwa bayi kecil itu akan siap pergi.
Namun, bayi kecil itu masih terus bertanya.
“ya alloh, disana aku tidak mengerti apa yang dikatakan manusia manusia bumi itu, bagaimana aku bisa belajar memahami apa yang dikatakan mereka?
Lalu Alloh swt menjawab lagi
“malaikatKu itu akan mengajarimu wahai bayi kecil, dia akan mengajrimu dengan sabar dan perlahan dengan penuh kasih sayang yang ia miliki sehingga kau akan menjadi manusia yang pintar. Ia akan mengajarimu segala hal yang kau ingin ketahui di bumi wahai bayi kecil.”
Lalu ketika bayi itu benar benar akan pergi iapun bertanya lagi
“ya Alloh , boleh aku tahu siapa nama malaikat itu?”
Alloh pun menjawab lagi
“wahai bayi kecil, siapapun nama malaikat itu tidak terlalu penting. Namun kau akan memanggilnya IBU”
Dauroh Murabbi "Pembekalan Tafakur Alam 61" part#1
Bagaimana Melanggengkan Mentoring ?
Berawal dari sebuah pertanyaan yang 'nyeletuk' dari mulutku...
G : Gimana ya cara ngelanggengin mentoring? (Bertanya ke seseorang tapi dengan tatapan kosong ke langit)
M : Itu emang susah G.
G : Iya, abis pernah ada keadaan yang hampir sebulan ga mentoring.
M : Kalau kaya gitu mentoring mandiri aja. Ga bisa kalo cuman ngandelin ngumpul semua. Ga kan bisa n ga kan jalan.
G : Oh gitu ya M.
M : Iya lah. Kalau bukan kita yang jalan, ya ga akan jalan mentoringnya. Kalau cuma nungguin pas ada kakaknya doang, atau nunggu biar semuanya kumpul, bakalan sulit jalan. Mentoring aja mandiri. Kalau ada teman yang dateng, tetep mentoring, walaupun mungkin cuma 1 orang. Aku juga sering kok gitu. Yang dateng cuma 1 orang. Ya udah jalanin aja.
G : Kamu mas'ulnya M?
M : Iya aku mas'ulnya.
G : Iya aku juga mas'ulnya.
M : Iya, awalnya aku juga malas jadi mas'ul. ga ada yang mau. Ditawarin kakaknya ga ada yang mau. akhirnya kakanya nanya lah, yaudah siapa yang paling cantik disini, jadi mas'ul yak. Ya aku dong yang paling cantik, akhirnya yaudah aku yang jadi mas'ulnya. Dan kupikir awalnya jadi mas'ul gampanglah, cuma sms, ngabarin. Tapi ternyata, BERAT..
G : Tau nih, harusnya bukan aku yang jadi mas'ulnya.
M : Aku juga pernah ngerasa gitu. Tapi aku selalu berpikir lagi, apa akan lebih baik kalau mas'ulnya bukan aku? Aku aja yang kaya gini, yang istilahnya masih lebih semangat lah dibanding yang lain ngerasa berat, apalagi yang lain? gimana jadinya kalau justru malah yang lain, belum tentu bisa lebih baik dari aku. Kalau yang diajakinnya aja masih sulit, gimana mereka bisa lebih baik.
G :
M : Ya sekarang mah tinggal kuatin aja deh apa yang bisa diupayakan. mentoring cuma berdua yang penting masih bisa cari pahala yang walaupun masih bisa dipungut lah dari kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat dibanding bejibunnya kegiatan lain. Coba2 nyari tambahan gitu. Siapa tau dari yang sedikit itu yang jadi. Siapa tau dari yang dua itu istiqomah di jalan Allah kan yang lebih dicintai Allah. Kan tujuannya kesana kan? Semakin banyak nuntut ilmu, ga rugi buat kita. Insyaallah tetap ada manfaatnya. Dan semua itu juga Allah melihat apa yang kita upayakan kan.
G : Iya sih, selama ini masih ada temen yang seenggaknya masih peduli ngingetin aku. Bahkan kita pun pernah sepaham, ini yang lagi mundur tarbiyah kita atau tarbiyah sang kakak.
M : Ya udah, gapapalah kita jalan mandiri. Misal sebagai mas'ul buat materi yang mungkin ketika kakaknya ga datang mentoring tetap bisa jalan. Atau anggota kelompok yang lain mempersiapkan juga, jadi mentoring ga akan ada istilah vakum. Karena yang terpenting adalah esensi dari mentoring itu sendiri. Kita tetap berkumpul, tilawah, setor hapalan, dan sedikitnya ada materi yang bisa menambah iman walaupun sedikit. Nah rutinitas inilah yang jangan sampai terlewat. Selebihnya, kita mutabaah sendiri. Mandiri, karena kalau cuma ngandelinseminggu sekali doang, berati solehnya cuman seminggu sekali doang dong pas lagi mau mentoring. Makanya selain tarbiyah kelompok, yang lebih utama adalah tarbiyah dzatiyah.
3 tags
1 tag
SIPEND..??????
Hmm.. mimpi apa semalem coba, finally kebagian juga jadi sipend. Mohon bantuannya yaa teman2 PKD B. Mampukan Ya Allah… Aamiin Bismillah :)
About 'Makanan Terburuk untuk Dikonsumsi'
Jangan makan nasi putih setiap hari Gula sama berbahayanya dengan rokok dan alkohol Fakta tersembunyi di balik softdrink Junk food terbukti merusak otak 5 bahan makanan yang tak bisa disimpan di kulkas
9 Makanan Terburuk untuk Dikonsumsi